Semua film memiliki tujuan yang sama, yaitu menyampaikan cerita. Cerita merupakan rangkaian peristiwa yang terjalin dalam satu kesatuan. Di dalamnya terdapat konflik antartokoh maupun konflik dari tokoh itu sendiri dalam latar dan alur. Konflik antartokoh berhubungan dengan peristiwa yang dialami karakter dalam sebuah cerita. Sedangkan latar berhubungan dengan tempat berlangsungnya cerita. Alur cerita atau juga dikenal sebagai plot sering bersinggungan dengan hal-hal yang menyangkut waktu serta urutan peristiwa dalam sebuah cerita.
- Tema Dalam sebuah cerita, akan kita temukan konflik atau masalah dan juga peristiwa. Konflik peristiwa ini merupakan jiwa dari sebuah cerita. Konflik membuat suatu cerita menjadi lebih berwarna dan menarik secara keseluruhan, dari cerita itu bermula hingga berakhir. Jiwa dari cerita yang kemudian menjadi dasar pemikiran suatu cerita itulah yang disebut dengan tema.
- Tokoh Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh juga biasa disebut dengan karakter. Tokoh atau pelaku ini biasanya ditampilkan sebagai manusia. Namun, tidak tertutup kemungkinan tokoh tersebut ditampilkan sebagai 'individu' lain, misalnya benda, binatang, alam danl lingkungannya. Misalnya pada film Rubber (2010), salah satu tokoh dalam film itu adalah sebuah ban mobil.
Tema tidak memliki batasan dalam jumlah. Tema tidak terkekang oleh suatu aturan tertentu dan hanya dibatasi oleh imajinasidari si penuslis cerita. Tema tersebut dapat diangkat dari pengalaman pribadi penulis, maupun dari pengalaman kehidupan orang lain. Macam-macam tema cerita antara lain cinta, persahabatan, kehidupan sosial, kehidupan sehari-hari, maupun kematian.
Dari segi peranan atau tingkat pentingnya suatu tokoh dalam cerita, tokoh dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan.
- Tokoh utama adalah tokoh sentral yang ditamakan dalam peceritaan. Tokoh ini merupakan tokoh yang paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun yang dikenai kejadian. Tokoh ini sering muncul dalam cerita.
- Tokoh tambahan adalah tokoh yang hanya muncul sesekali dalam cerita sebagai pelengkap cerita.
Berdasarkan fungsi penampilan tokoh, tokoh dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu tokoh protagonis, antagonis, dan wirawan.
- Tokoh protagonis adalah tokoh utama, dan tokoh-tokoh lain yang mendukung tokoh utama dalam menyelesaikan misi atau konflik. Kebanyakan tokoh protagonis adalah tokoh yang baik. Namun ada juga film dengan protagonis jahat, seperti Black Mass (2015) dan Catch Me If You Can (2002) yang tokoh utamanya adalah seorang penipu.
- Tokoh antagonis adalah tokoh yang memiliki tujuan menghalangi tokoh utama dalam menyelesaikan misi. Contohnya adalah ibu tiri dalam film Cinderella (1950)
- Tokoh wirawan adalah tokoh yang selalu mendampingi tokoh utama. Contohnya adalah dr. Watson dalam film Sherlock Holmes (2009)

Posting Komentar